Pembangunan Infrastruktur Listrik Dalam Negeri Harus Gunakan Industri Lokal

Pembangunan infrastruktur listrik dalam negeri harus didukung oleh teknologi dan industri penunjang lokal.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutan pembukaConference Of The 71 "National Electricity Day 2016" di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu, 28 September 2016.

"Saya tidak ingin bergantung terus pada Jerman, Amerika, Jepang, dan China, sudah waktunya bukan hanya memikirkan namun juga menjalankan lokal content yang baik dan kompetitif, ada rencana jangka panjang yang jelas, konsisten, jangan beda orang beda kebijakan, "kata dia.

Berdasarkan data PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) dalam program ketenagalistrikan 35.000 megawatt (MW) secara keseluruhan target penggunaan kandungan dalam negeri lebih dari 40 persen dari seluruh pembangunan jaringan distribusi, transmisi dan gardu induk.

Program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 MW memiliki dimensi yang luas bagi pengembangan perekonomian nasional. Selain mendorong pertumbuhan industri dan kesejahteraan masyarakat, program ini juga memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha yang terlibat saat pembangunannya. Hal ini sesuai dengan gagasan awal program 35.000 MW demi kesejahteraan nasional.

Sumber : ebtke.esdm.go.id
Templates Joomla 3.3 BIGtheme.net